BONE – Bupati Bone secara resmi menggagas pembangunan kawasan Kampung Kreatif terpadu dengan luas mencapai 300 hektar di wilayah strategis kabupaten. Proyek ambisius ini bertujuan untuk menyatukan potensi pertanian, pariwisata, dan industri kreatif dalam satu ekosistem yang mandiri. Oleh karena itu, pemerintah daerah mulai menyiapkan skema pemetaan lahan serta infrastruktur pendukung bagi para pelaku usaha lokal.
Pihak pemerintah kabupaten menilai bahwa ketersediaan lahan yang luas akan mempermudah pengembangan inovasi berbasis kearifan lokal. Hasilnya, konsep ini diharapkan mampu menarik minat investor luar untuk menanamkan modal di sektor ekonomi kerakyatan.
Integrasi Potensi Lokal dan Inovasi Digital
Bupati Bone menekankan bahwa Kampung Kreatif ini bukan sekadar kawasan pemukiman biasa bagi masyarakat. Selain itu, kawasan tersebut akan menjadi pusat pelatihan digital bagi generasi muda agar memiliki daya saing global. Dengan demikian, digitalisasi pemasaran produk UMKM unggulan dari Bone dapat berjalan lebih terarah dan masif.
Baca Juga:KPP Watampone Buka Layanan SPT Akhir Pekan
Sejumlah tokoh pemuda menyambut baik gagasan besar ini sebagai wadah aktualisasi diri yang sangat produktif. Oleh sebab itu, koordinasi antar-instansi pemerintah harus tetap terjaga demi kelancaran pembebasan lahan dan perizinan. Langkah integratif ini membuktikan komitmen Bupati dalam menciptakan lapangan kerja baru yang berbasis pada kreativitas.

“Kami ingin menjadikan Bone sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kreatif terbesar di wilayah Sulawesi Selatan. Sebab, luas lahan 300 hektar ini merupakan modal besar untuk membangun kemandirian ekonomi rakyat secara berkelanjutan,” ujar Bupati Bone.
Harapan bagi Transformasi Ekonomi Daerah
Pada akhirnya, keberadaan Kampung Kreatif akan menjadi motor penggerak utama bagi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Hasilnya, angka pengangguran di pelosok desa dapat ditekan secara signifikan melalui pemberdayaan masyarakat lokal. Pada akhirnya, sinergi antara visi pemerintah dan partisipasi warga akan mewujudkan Bone yang lebih modern.
Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal proses pembangunan kawasan ini agar tetap tepat sasaran. Sebab, dukungan penuh dari warga sangat menentukan keberhasilan transformasi daerah menuju kabupaten yang kreatif dan mandiri.









